Header Ads

Mengenal 4 Jenis Kopi di Dunia

EntrepreneurKreatif.Com-Terdapat 4 jenis kopi di dunia yaitu Kopi Arabika (Coffee Arabica), Kopi Liberika (Coffee Liberica), Kopi Robusta (Coffee Cannephora), dan Kopi Excelsa (Coffee Dewevrei). Di antara keempat jenis kopi tersebut, Kopi Liberika merupakan jenis terbaik. Indonesia merupakan negara penghasil 6 dari 7 jenis Kopi Arabika  yaitu Gayo (Aceh), Mandaling (Sumut), Kintamani (Bali), Mangkuraja (Bengkulu), Jawa dan Kalosi (Toraja). Sementara satu jenis lainnya dihasilkan di Jamaika yang dikenal dengan subjenis Arabika, Kopi Blue Montain. Lebih dari 90% perdagangan kopi dunia dikuasai oleh jenis kopi Arabika dan Robusta. Sedang  sebagian kecil sisanya Liberika dan Excelsa. Di Indonesia, jenis Excelsa bisa ditemukan di Jambi, ditanam di dataran rendah bertanah gambut.

KOPI ARABIKA

Kopi Arabika merupakan kopi tradisional yang rasanya dianggap paling enak oleh para penikmat kopi. Biji Kopi Arabika  berukuran lebih kecil dibandingkan biji kopi jenis Robusta, dengan kandungan kafein yang lebih rendah, rasa dan aroma yang lebih  nikmat serta harga yang lebih mahal.

Kopi Arabika pertama dideskripsikan oleh Linnaeus pada tahun 1753. Varietas terbaik yang dikenal adalah Typica dan Bourbon. Jenis Arabika yang termasuk langka adalah Speciality Arabica dan jenis lainnya adalah Kopi Luwak. Kopi Arabika dapat tumbuh baik pada ketinggian 750-1500 dpl dengan suhu 15-18 derajat celcius.  Kopi Arabika memiliki variasi rasa yang lebih beragam, rasa manis, lembut, kuat dan tajam. 

foto: viriyaps.wordpress.com
KOPI ROBUSTA

Kopi Robusta memiliki ukuran biji kopi yang besar, bentuknya oval, kadar kafein tinggi, dan aromanya kurang harum. varian ini dapat berkembang di lingkungan di mana Arabika tidak akan tumbuh. kopi ini memiliki varian rasa netral, mirip gandum. sebelum disangrai, aroma kacang-kacangan lebih terasa. Varietas Kopi Robusta yang terkenal adala Kopi Luwak dari Indonesia dan Kape Alamid dari Filipina. Kopi Luwak dapat diklasifikasikan sebagai Kopi Arabika maupun Robusta.

KOPI  EXCELSA
Kopi Excelsa ditemukan pada awal abad ke-20 di wilayah Afrika Barat. Kopi excelsa memiliki banyak nama sinonim, seperti Coffea Excelsa, Coffea Dewevrei, lalu dikoreksi menjadi Coffea liberica var.dewevrei.  Kopi excelsa ditemukan pertama kali pada tahun 1905 oleh August Chevalier, seorang botanis dan ahli taxonomi asal Perancis. Dia menemukan kopi ini di sekitar aliran Sungai Chari tidak jauh dari Danau Chad di Afrika Barat. Buah kopi excelsa pendek dan lebar. Bijinya lebih kecil dari robusta, warnanya kuning cerah seperti Liberika.Di Indonesia, Kopi Excelsa dibudidayakan secara terbatas di daerah Tanjung Jabung Barat, Jambi. Tanaman ini bisa tumbuh di tanah gambut yang memiliki tingkat keasaman tinggi. Kopi Excelsa termasuk tanaman kopi yang bisa cepat menghasilkan, dan dalam kurun 3,5 tahun buahnya sudah bisa dipanen.

KOPI LIBERIKA

Kopi Liberika adalah jenis kopi yang berasal dari Liberia, Afrika Barat. Kopi ini dapat tumbuh hingga 9 meter. Kopi ini didatangkan ke Indonesia jaman dulu untuk menggantikan kopi arabika yang terserang hama. Kopi ini memiliki beberapa karakteristik seperti Ukuran lebih besar dari Kopi Arabika dan Robusta, berbuah sepanjang tahun, kualitas buah relatif rendah, serta dapat tumbuh baik di dataran rendah. Varietas yang pernah didatangkan ke Indonesia antara lain Ardoniana dan Durvei.

Sumber: penikmatkopi.weebly.com, jurnalbumi.com, kopibanyumas.com

3 comments:

tukangjalanjajandotcom dodon_jerry said...

kepengen banget nyobain Liberica di Pontianak. susah sekali dapetnya. Ini inspirasinya pasti dari bandar muzakki heheheh

Vivi Al-Hinduan said...

hihi, tau aja nih Jerry :) selain dari kopi, juga terinspirasi dari hobi blog-walking ke beberapa blog keren milik teman2 blogger ponti, salah satunya tukangjalanjajan.com yang keren banget :)

kikik putra said...

wahh kebetulan ane seneng banget ngopi
kopi favorit ane sih arabika

Powered by Blogger.